Cara terbaik untuk menggunakan evaluasi informasi CoRe

0

This post is also available in: English, Chinese (Traditional), French, German, Italian, Spanish, Croatian, Greek, Hungarian, Portuguese, Brazil, Romanian

1. Apa 2 cara untuk menggunakan sistem CoRe?
2. Mengapa Eckehard Tolle dan yang lainnya tidak mengajarkan metode yang membebaskan mereka?
3. Mengapa kebanyakan meditasi dan teknik “menenangkan” lainnya menunda hasil yang diupayakan?
4. Bagaimana sebagian besar praktisi holistik hanya menutup-nutupi tujuan sesungguhnya dari penyakit?

Jika Anda yakin bahwa penyakit berasal dari beberapa suplemen yang hilang, racun atau parasit, Anda cukup memberikan obat dan diagnosis yang diberikan oleh CoRe, umumnya akan bekerja sebagai cara yang lebih baik daripada yang diberikan oleh kebanyakan dokter.
Namun jika Anda – seperti saya – melihat semua penyakit sebagai sumber energi yang bisa membawa kita pada jalan menuju pembebasan dari segala ide imajinasi mengenai identitas kita, kesukaan dan ketidaksukaan, teman dan musuh kita, penyakit dan obat, Anda harus menggunakannya dengan cara yang sangat berbeda:
Saya membuat penemuan yang sangat mengejutkan, bahwa sebagian besar orang, yang saya anggap telah mencapai Kesadaran Diri, tampaknya telah lupa apa yang sebenarnya yang membawa mereka ke tahap tersebut. Misalnya Eckehard Tolle sekarang mengajar “Kehadiran / Kesadaran / Kehadiran yang Sunyi” sebagai cara untuk sampai ke tahap tersebut, di mana sebenarnya ia telah berada di mana ia berada sekarang melalui situasi kehidupan berikut:
Suatu malam pada tahun 1977, pada usia 29, setelah menderita depresi untuk bunuh diri dalam waktu yang lama, Tolle mengatakan ia mengalami “transformasi batin.” [6] Malam itu ia terbangun dari tidurnya, menderita perasaan depresi yang ” hampir tak tertahankan,”tapi kemudian mengalami pencerahan yang mengubah hidup.
Ini berarti ia tidak mendapatkannya melalui teknik yang ia ajarkan sekarang tetapi dengan perkataan depresi dan saya menyebutnya sebagai sebuah situasi kehidupan DLE. Dan jika Anda melihat dalam kehidupan banyak guru Anda akan melihat bahwa mereka datang kepada kehancuran EGO ini tidak melalui teknik yang mereka ajarkan tetapi oleh sebuah perkataan akan situasi kehidupan yang kacau.
Sama dengan Buddha, dia tidak mencapai ke keadaan kesadaran yang lebih tinggi melalui kewaspadaan, atau pertapaan tetapi hanya dengan mencoba segalanya sampai yang paling maksimal dan kemudian berakhir dalam keadaan depresi total bahwa ia telah berusaha sangat keras terhadap segala sesuatu yang tidak memberinya hasil yang abadi – dan dari kebingungan total ini suatu tahap baru muncul – seperti phoenix muncul dari abu.
Itulah poin saya – kita harus membuka diri dan melihat pada yang tidak dapat diprediksi, ketidakpastian, kekacauan, tragedi, sering berubah, singkatnya DLE adalah tahap yang memiliki potensi untuk transformasi total, sedangkan meditasi dengan kesadaran adalah sesuatu yang dapat Anda nikmati tanpa akhir setelah Anda mencapainya tetapi tidak membuat Anda berada di sana, itu adalah satu cara yang menenangkan sedikit dan pada kenyataannya akan menunda hasil /kolaps.
Jadi apa hubungannya dengan cara kita untuk sungguh-sungguh dapat membantu orang yang datang kepada kita dengan beberapa penyakit?
Sebagai contoh salah satu pengguna menulis:

Sayang Kiran
Pada awalnya saya tidak ingin lagi membalas, tapi sekarang saya membaca pesan Anda lagi dan saya ingin memberikan pandangan saya.
Kadang-kadang jika orang mengakui akan penyakitnya, mereka dapat menerimanya dan sejak saat itu mereka bisa memulai  penyembuhannya.
Seringkali mereka takut dan dengan mengakui bahwa mereka takut dan punya beberapa hal yang benar-benar terjadi di dalam tubuh mereka, maka mereka dapat memulai penyembuhan mereka.
Salam hangat Gré

Jadi adalah benar bahwa kebanyakan orang takut, jika terdapat sesuatu yang akan menyakitkan atau mengancam dalam tubuh mereka. Jika Anda memberikan beberapa saran menenangkan atau menjelaskan kepada mereka dari mana masalah mereka datang – jika Anda seorang dokter yang berkarisma – semua orang akan pulang dengan lebih nyaman dan bahkan hilang rasa sakitnya.

Walaupun terdengar memuakkan, itu adalah cara yang lebih halus dan informatif daripada obat penghilang rasa nyeri. Dukun akan melakukan hal yang sangat berlawanan mereka akan menakut-nakuti klien mereka dengan topeng dan ritual atau meningkatkan sakit dengan meminta mereka untuk berjalan di atas arang menyala atau menusuk mereka dengan jarum.

Seperti kebanyakan Anda tidak dapat menggunakan teknik Dukun tanpa risiko kehilangan lisensi Anda, saya harus merekomendasikan 2 cara untuk menangani dilema ini, baik tidak untuk membahas hasil apapun, atau akan lebih baik jika menyajikan ide-ide yang tentunya orang tersebut tidak mau mendengar.
Jika ia termasuk jenis “-isme” apapun dan CoRe menunjukkannya, baik itu “vegeterianism”, “New Ageism”, “Borelosism”, “Motherism”, “Loveism”, “Trueism”, “Realitism” atau “Feminisme” beritahu mereka untuk mulai tidak menyukai KEPERCAYAANNYA, bukan karena itu buruk tetapi karena EGO mereka telah membuat tembok dan rencana evolusi mereka tidak akan membiarkannya meningkat.
Terbaik jika Anda dapat membuat mereka Multi-Polar, sama seperti anak-anak atau setidaknya buatlah mereka pada jalan untuk menjadi Bi-Polar http://www.informationenergymedicine-association.com/reason-for-bi-polar-schizophrenia-manic-depression-mood-swings-and-their-cure/

Ini adalah aksi sulap –  seperti arti sesungguhnya semua DLE dan semua kehidupan

Share.

About Author

Leave A Reply